Isu Penutupan Pasar di Kendari, Dirut Asnar : Itu Hoax, Pedagang Tetap Berjualan

2703

KENDARI – Di tengah merebaknya wabah virus corona atau covid-19 di tanah air, informasi akurat sangatlah di butuhkan masyarakat untuk memantau perkembangan dan edukasi pencegahan penularan virus mematikan itu.

Namun sayangnya, di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), masih saja ada pihak yang memanfaatkan situasi untuk menyebarkan informasi bohong atau hoax. Baru-baru ini, isu akan ditutupnya pasar di kendari, berdampak pada kepanikan warga.

Informasi hoax yang beredar luas dimasyarakat ditepis Direktur Perusahaan Daerah (PD) Pasar Kota Kendari. Asnar mengatakan, tak ada pemberhentian aktifitas pasar di ibukota Provinsi Sultra. Olehnya itu, masyarakat tak perlu khawatir di tengah merebaknya covid-19.

“Informasi akan ditutupnya pasar tanggal 25 maret 2020, itu hoax. Para pedagang suda kami edukasi bagai mana menjaga kebersihan dan kamipun rutin melakukan penyemprotan disinfektan di areal pasar sebagai bentuk pencegah virus corona”, paparnya.

Tidak hanya itu, Asnar menjelaskan, setiap harinya memantau harga kebutuhan rumah tangga di pasaran agar tidak terjadi lonjakan harga. Apa lagi stok sayur mayur yang ada di pasar baruga cukup untuk memenuhi permintaan pasar penyangga yang ada di Kendari.

“Kami terus pantau harga di beberapa pasar yang ada di kendari. Saat ini harga kebutuhan rumah tangga masih stabil. Stoknya pun cukup untuk memenuhi permintaan masyarakat” tutur Asnar, saat mengedukasi pedagang pasar Baruga agar memperhatikan kebersihan dagangannya.

Penutupan pasar dapat dilakukan jika pemerintah Kota kendari, telah mengeluarkan instruksi ataupun surat edaran.

Penulis : Win

Apa Komentar dan Pendapat Anda