Tempat Tinggal Jauh dari Sekolah, Guru Terancam Mutasi

80

Kendari – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sulawesi Tenggara (Sultra) akan melakukan mutasi terhadap guru yang jarak antara sekolah dan tempat tinggalnya cukup jauh. Hal tersebut dilakukan, sebagai upaya peningkatan kualitas, kapasitas siswa serta pemerataan guru di sekolah-sekolah pada tahun 2020.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dikbud Sultra, Asrun Lio, mengatakan, mutasi guru ini bertujuan mendekatkan guru dengan sekolahnya, serta untuk pemerataan guru sesuai dengan kebutuhan di sejumlah sekolah yang ada di Sultra.

“Rencananya 2020 ini kita akan melakukan mutasi guru. Jadi sekarang ini kita masih lakukan pendataan Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) setiap sekolah. Pendataannya sendiri sudah berjalan tahun kemarin,” katanya, Senin (6/1/2020).

Ia menjelaskan, untuk saat ini pihaknya sementara mempersiapkan mutasi sesuai kebutuhan sekolah dengan mempertimbangkan jarak serta jam mengajarnya di sekolah.

“Program mutasi seperti ini sudah pernah dilakukan di Makassar tetapi baru guru SD dan SMP. Untuk itu, tahun ini kita berencana melakukannya juga,” jelasnya.

Olehnya itu, Ia melanjutkan, dalam mutasi yang akan dilakukan ini pihaknya akan mempertimbangkan sekolah mana yang memiliki guru lebih untuk dipindahkan ke sekolah lain. Khususnya di sekolah yang masih kekurangan guru, tetapi memilih guru yang jarak tempat tinggalnya dekat dengan sekolah.

“Yang Dikbud lakukan saat ini, bagaimana berupaya dapat memperbaiki kulitas pendidikan di Sultra dengan berbagai program,” lanjutnya.

Apa Komentar dan Pendapat Anda