Tingginya Permintaan Masyarakat, Imigrasi Kendari Tambah Kuota Rapid Test Gratis

58
Kepala Imigrasi Kendari Hajar Aswad Saat Menerima Piagam Atas Pelaksanaan Rapid Test Gratis dari Dinas Kesehatan Kota Kendari drg. Rahmingrum. (Foto : Adam)

KENDARI – Imigrasi Kelas I Kendari menyelenggarakan bakti sosial, dalam hal ini melaksanakan rapid test gratis.

Sebelumnya kuota rapid test gratis tersebut 300 orang. Namun, tingginya permintaan masyarakat, sehingga Imigrasi Kelas I Kendari kembali berkoordinasi dengan Dirjen Keimigrasian.

Alhasil, kuota rapid test gratis ditambahkan 200 orang. Dengan demikian, total kuotanya 500 orang.

Kepala Imigrasi Kelas I Kendari Hajar Aswad menjelaskan, penyelenggaraan rapid test gratis ini digelar sejak 30 Juni 2020 lalu dan akan berakhir 14 Juni mendatang. “Alhamdulilah pelaksanaan rapid test gratis ini berjalan dengan lancar,” ungkapnya saat ditemui di kantornya. Jumat, (10/07).

Tambahan kuota tersebut lanjutnya, karena tingginya animo permintaan masyarakat, khususnya Mahasiswa, apalagi saat ini bertepatan dengan pendaftaran Mahasiswa baru. “Hasil rapid test merupakan salah satu syarat untuk masuk di perguruan tinggi, sehingga pelaksanaan rapid test gratis ini didominasi oleh calon Mahasiswa,” jelasnya.

Namun, penyelenggaraan rapid test diperuntukan untuk seluruh masyarakat yang ada di Kota Kendari. “Kemungkinan informasi pelaksanaan rapid test ini sudah tersebar kemana-maka, sehingga banyak calon mahasiswa yang datang melakukan rapid test,” urainya.

Selain itu, ia mengatakan pelaksanaan rapid test gratis ini perhari pihaknya hanya mengakomodir 50 orang. Hal itu dilakukan, untuk menghindari kerumunan orang. Itupun dilaksanakan dua gelombang. “Gelombang pertama pukul 09.00 WITA, dan gelombang kedua pukul 10.00 WITA. Kami selalu mengutamakan keselamatan masyarakat,” paparnya.

Ditempat yang sama Kepala Dinas Kesehatan Kota Kendari drg. Rahmingrum mengapresiasi perhatian Imigrasi Kelas I Kendari dalam penanganan dan pencegahan penyebaran virus corona atau covid-19. “Terima kasih Imigrasi dalam berpatisipasi dalam upaya penanggulangan Covid-19 di Kota Kendari,” ungkapnya.

Dalam pelaksanaan mengetahui sejak dini potensi penularan covid-19 tidak ada kendala. “Untuk memutus mata rantai penyebaran corona ini gampang sekali, yang penting mengikuti anjuran pemerintah. Dan semoga musibah non alam ini segera berakhir agar, kita semua bisa berakhtivitas seperti biasa,” tutupnya.

Laporan Adam

Apa Komentar dan Pendapat Anda